English

Artikel

Kakao

Bunga kakao (Theobroma cacao ), sebagaimana anggota Sterculiaceae lainnya, tumbuh langsung dari batang (cauliflorous). Dari bijinya, tumbuhan ini menghasilkan produk olahan yang dikenal sebagai cokelat.

Biji kakao merupakan salah satu komoditi perdagangan yang mempunyai peluang untuk dikembangkan dalam rangka usaha memperbesar/meningkatkan devisa negara serta penghasilan petani kakao.
 
Kakao Indonesia mempunyai keunggulan yaitu mengandung lemak coklat dan dapat menghasilkan bubuk kakao dengan mutu yang baik. Peningkatan produksi kakao mempunyai arti yang strategis karena pasar ekspor biji kakao Indonesia masih sangat terbuka.
 
Permasalahan utama yang dihadapi perkebunan kakao dapat diatasi dengan penerapan fermentasi pada pengolahan biji pasca panen dan pengembangan produk hilir kakao berupa serbuk kakao. Proses fermentasi akan menghasilkan kakao dengan cita rasa setara yang berbeda. Selain itu, kakao Indonesia memiliki kelebihan tidak mudah meleleh sehingga cocok untuk blending.

Kakao Indonesia mampu menempati posisi kedua menggeser Ghana dengan peningkatan produksi kakao menjadi 850 ribu ton di tahun 2011. Setelah sebelumnya di tahun 2010, Indonesia diperingkat ketiga dengan 550 ribu ton. Kebutuhan kakao dunia per tahun bisa mencapai 6,7 juta ton dan baru bisa terpenuhi 2,5 juta ton.

Artinya, masih kurang 4 juta ton lebih untuk memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat, sehingga ini tetap dapat menjadi peluang bagi Indonesia untuk bisa terus meningkatkan hasil produksi. Salah satu penyumbang mayoritas kakao di Indonesia adalah Sulawesi dan Sumatera, untuk wilayah Jawa terdapat di daerah Jawa Timur.

Sumber : http://wartapedia.com/bisnis/korporasi/5905-produksi-kakao-ri--tempati-peringkat-2-di-dunia.html

Twitter Feed