^Back To Top
foto1 foto2 foto3 foto4 foto5

Adenium

Adenium atau Kamboja Jepang, nama Kamboja Jepang sendiri sebenarnya menyesatkan, karena dapat diidentikkan dengan kamboja,

yang banyak ditemui di areal pemakaman. Sedangkan embel-embel kata Jepang seakan-akan bunga ini berasal dari Jepang, padahal adenium berasal dari daerah gurun pasir yang kering, dari daratan Asia Barat sampai Afrika. Sebutannya di sana adalah Mawar Padang Pasir (desert rose). Karena berasal dari daerah kering, tanaman ini lebih menyukai kondisi media yang kering dibanding terlalu basah. Disebut sebagai adenium, karena salah satu tempat asal adenium adalah daerah Aden (Ibukota Yaman).

Sebenarnya kamboja adalah jenis Plumeria, kerabat jauh dari Adenium. Beberapa perbedaan antara Adenium dengan Plumeria adalah sebagai berikut :
  • Adenium berbatang besar dengan bagian bawah menyerupai umbi, namun sosok tanamannya sendiri kecil dengan daun kecil panjang. Akar adenium juga dapat membesar menyerupai umbi.
  • Plumeria berbatang kecil memanjang tanpa bentuk umbi, dengan sosok tanaman yang besar dan dapat tumbuh tinggi, dengan bentuk daun panjang dan besar.
Cara Pemeliharaan
Penyiraman tanaman adenium tergantung situasi, untuk musim kemarau penyiraman 2 hari sekali, musim hujan 3 – 4 hari sekali. Selain itu juga bergantung media yang dipergunakan, misal pada musim kemarau bila menggunakan media yang terdiri dari pasir malang dan sekam bakar, maka penyiraman dapat dilakukan 2 hari sekali.
 
Cara Pemupukan
Untuk mendapatkan hasil yang baik, program pemupukan dilakukan 2 kali seminggu dengan cara disiramkan ke media tanam. Pupuk yang digunakan adalah Growmore Hijau 20-20-20 (0,75 g/L air), Growmore Oranye 6-30-30 (0,75 g/L air), caranya :
  • Penggunaan yang bergantian (misal hari Senin Growmore Hijau, kemudian hari Kamis Growmore Oranye).
  • Penggunaan berdasarkan kondisi tanaman, bila daun sudah cukup rimbun maka seminggu 2 kali dapat menggunakan Growmore Oranye sampai berbunga. Bila bunga yang sudah lama mulai rontok maka langkah selanjutnya adalah melakukan pemupukan Growmore Hijau untuk pemulihan kondisi. Pupuk selain merk dagang Growmore dapat digunakan, misal Hyponex, Gandasil, Vitabloom, Bayfolan, Gaviota. Umumnya pupuk yang dipergunakan adalah pupuk non organik.
Pemangkasan
Pemangkasan dapat dilakukan setelah tanaman selesai berbunga keseluruhan (rontok). Tujuan pemangkasan adalah untuk membentuk tanaman dan percabangan, sehingga diharapkan pada pembungaan berikutnya lebih semarak dan indah. Pemangkasan pada tunas tunggal dapat dipangkas 5 cm dari batas sambungan atau pangkal percabangan, sehingga nantinya tanaman akan kelihatan kompak.
 
Jadwal Penggantian Media dan Pot
Dapat dilakukan 1 tahun sekali atau 6 bulan sekali, karena media yang lama kurang mendukung pertumbuhan tanaman. Selain itu mengurangi perkembangan hama Root Mealybug. Pergantian pot diperlukan bila ukuran bonggol sudah membesar dan tidak sesuai dengan volume pot.
 
Pengendalian Lingkungan
Pemusnahan gulma (rumput/bayam liar) secara manual atau menggunakan herbisida. Pemusnahan lingkungan berlumut dan lembab (sumber makanan dari Fungus Gnats). Penyiraman tanaman sebaiknya pada pagi hari (pukul 07.00 – 10.00) agar kondisi di sore hari daun tidak lembab.